Umar Bin Kattab Contoh Pemimpin Tegas, Jujur, adil dan Penyayang Yang Harus Dicontoh

  • Bagikan

Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/u5238177/public_html/newsumatera.com/wp-content/themes/wpberita/template-parts/content-single.php on line 76
Umar Bin Kattab Contoh Pemimpin Tegas
Umar Bin Kattab Contoh Pemimpin Tegas
Sumber Gambar: aihanifah

Umar Bin Kattab Contoh Pemimpin Tegas, Jujur, adil dan Penyayang Yang Harus Dicontoh

Umar bin Khattab merupakan sahabat nabi Muhammad SAW. Ia menjadi khalifah kedua setelah Abu Bakar al-Shiddiq pada tahun 634-644 H. Nama lengkap beliau adalah Umar bin al-Khaţţāb bin Nufail bin ‘Abdul ‘Uzza bin Riyah bin Abdullah bin Qurt bin Razah bin ‘Adi bin Ka’b bin Lu’ayi bin Fihr bin Malik.
Umar Bin Khatap dilahirkan di kota Mekkah dari suku bani ’Adi, yang merupakan salah satu rumpun suku Quraisy yang terbesar di kota Mekkah dan saat itu dinilai sebagai suku  mempunyai status strata sosial tinggi.
Meski demikian, ayah Umar Bin Khattap bukanlah termasuk kedalam bagian kaum the haves yang serba berkecukupan. Malahan sebaliknya, keadaan finansialnya yang pas-pasan, namun karena dia sang pemberani dan cerdas serta sangat dihormati dikalangan orang sekelilingnya.
Seorang pemimpin haruslah memiliki kemampuan memimpin (leadership skill), kompetensi yang tinggi (competence) dan visi yang jelas (clear vision). Namun, itu saja tidak cukup. Dalam Islam, pemimpin juga harus kuat iman dan takwanya, sehingga bisa menjadi teladan dan benar-benar bisa bekerja sebagai pelayan rakyat, bukan penikmat kekayaan rakyat.

Umar Bin Kattab Contoh Pemimpin Tegas
Umar Bin Kattab Contoh Pemimpin Tegas

Pemimpin Yang Baik
Bagi seorang pemimpin yang paling penting harus dimemiliki adalah kemampuan memimpin (leadership skill), kompetensi yang tinggi (competence) dan visi yang jelas (clear vision). Namun seorang pemimpin yang baik tidak hanya sampai disitu. Karena dalam ajaran Islam pemimpin juga harus seseorang yang memiliki iman dan takwan yang kuat, sehingga bisa menjadi teladan dan benar-benar bisa bekerja sebagai pelayan rakyat, bukan penikmat kekayaan rakyat.
Jika seorang pemimpin tidak tidak memiliki keimanan dan takwa yang kuat, maka ia akan berada dalam situasi tertekan oleh berbagai kepentingan. Pada saat yang sama rasa cinta terhadap kursi jabatan kian menguat, dan melupakan kewajiban ketika menjadi seorang pemimpin.
Umar Bin Khatap
Islam pada zaman Rasulullah dikuatkan oleh kehadiran Umar bin Khattab. Dimana ia merupakan sosok yang sangat ditakuti dan disegani di kalangan orang Arab. Sebelumnya sebelum  masuk islam Umar Bin Khattab adalah seorang yang sangat memusuhi Rasulullah dan bahkan pernah berniat ingin membunuh Rasulullah. Namun hidayah Allah lebih dahulu turun sebelum pedangnya dikeluarkan untuk membunuh Rasulullah.
Sifat dan ketegasan dari Umar Bin Khattab adalah sesuatu yang sangat penting dimiliki oleh seorang pemimpin dan karena  ketegasan dan sifatnya tersebutlah Rasulullah juga sangat memuji Umar. Sosok umar tidak hanya dihormati oleh manusia, para malaikat pun sangat menyeganinya. Bahkan jin dan setan pun juga takut kepadanya, jika Umar datang berjalan melewati Iblis maka Iblis akan lari dengan terbirit-birit.
Semua itu tentu dikarenakan keimanan yang ia miliki dan juga kedekatannya dengan yang maha pencipta. Mungkin pada saat sekarang ini bulum ada manusia yang dapat menyaingi ketegasan, kejujuran dan keadilan Umar Bin Khattab dalam memimpin.
Editor: Alber
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *