Warning: Undefined array key "id" in /home/u5238177/public_html/newsumatera.com/wp-content/plugins/seo-by-rank-math/includes/opengraph/class-image.php on line 119

Warning: Undefined array key "id" in /home/u5238177/public_html/newsumatera.com/wp-content/plugins/seo-by-rank-math/includes/opengraph/class-twitter.php on line 194

Yakjuj dan Makjuj di Akhir Zaman menurut Al-Qur’an

  • Bagikan
Sumber Gambar: semuaberbaukiamat
Yakjuj dan Makjuj merupakan dua suku yang akan bebas dari belenggunya di akhir zaman. Dimana kedua suku ini pada saat sekarang ini sedang di kurung di dalam sebuah tembok yang terbuat dari besi yang buat oleh Nabi Dzul Qarnain di zaman dahulu.
Kita sebagai umat yang hidup di akhir zaman tentu harus mengetahui tentang Yakjuj dan Makjuj tersebut. Karena beberapa agama seperti Islam, Kristen, Hindu, Yahudi dan beberapa agama lainnya juga meyakini akan datangnya sosok manusia yang kejam dan perusak bumi.
Dalam penjelasan didalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa Yakjuj dan Makjuj merupakan manusia yang memiliki sifat perusak. Mereka juga merupakan dua suku yang tidak mengerti bahasa manusia pada umumnya.
Sumber Gambar: muftiwp
Selain itu di dalam Al-Qur’an juga dijelaskan mereka akan dilepaskan oleh Allah pada hari akhir. Dimana ketika lepasnya Yakjuj dan Makjuj ini dari kurungannya, mereka akan lepas seperti air yang turun dari atas guning.
Selain itu jumlah mereka juga sangatlah banyak, hal ini dikarenakan mereka diberikan hidup abadi oleh sang pencipta. Didalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa perbandingan jumlah kedua suku ini dengan jumlah manusia yang hidup di atas bumi ini adalah 1 : 999.
Nanti ketika mereka lepas mereka akan menghancurkan apa-apa yang ada di depan mereka. Karena saking banyaknya mereka, sebuah sungai yang memiliki air banyak bisa kering ketika mereka semua meminumnya.
Tidak akan pernah ada satupun manusia yang dapat melawan mereka, bahkan Nabi Isa AS. yang dapat membunuh Dajjal laknatullah tidak mampu untuk melawan Yakjuj dan Makjuj. Jika kita bayangkan hal ini terjadi di saat kita hidup mungkin ini adalah kengerian yang kita lihat.
Apakah sahabat pituluik berani hidup di zaman Yakjuj dan Makjuj ini?

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *